Ada oknum Tertentu Tolak Kehadiran Syarfi Di Tapteng,  "Yach Mungkin Ada Yang Terusik"

Ada oknum Tertentu Tolak Kehadiran Syarfi Di Tapteng,  "Yach Mungkin Ada Yang Terusik"
Ketetangan Foto : Drs HM Syarfi Huta uruk saat berada di pasar belakang, selasa (12/7).Milson Silalahi / Pijar Tapanuli.

Sibolga, Pijar Tapanuli - Ada oknum -oknum tertentu Yang menolak dan merasa gerah atas kehadiran dan kunjungan Drs HM Syarfi Hutauruk di Tapanuli Tengah, namun ketika ditemui selasa (12/7) di pasar belakang kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk, Dia tidak membantahnya.

"Yach mungkin ada yang terusik, terganggu, itu aja. Kan saya wajar pulang ini, kalau soal berkurban, pulang itu dari dulu saya seperti itu, sewaktu saya menjadi anggota DPR RI pun, sering berkurban sampai ke manduamas sana, lalu kenapa jadi pusing?, " Jelas HM Syarfi Hutauruk.

Menurutnya, Dia itu kan bekas pemimpin di daerah ini, dekat sama masyarakat, jadi kalau dirinya datang masyarakat ingin ramai ramai kan sangat wajar, karena Dia dekat dengan masyarakat jangan diartikan macam-macam. Kalau ditarik tarik ke politik tahun 2024, Dia ngak bisa lagi, mau jadi walikota, mau jadi bupati, ngak bisa, dengan alasan sudah tua.

"Cuma orang bodoh yang mau menarik narik ke ranah politik, jadi jangan diajak bodoh masyarakat, masyarakat ini jugà sudah cerdas. Untuk mengatasi itu, kenapa dipikirin, cuek aja, emang gue, pikirin? yang penting gue lurus lurus aja jalannya, itu saja, soal lu membengkok bengkokkan, urusan lu, soal kau beranggapan negatif, itu urusan kau sama Tuhan mu, soal saya beramal itu urusan saya sama Tuhan saya  kan itu aja,"jelas Mantan walikota sibolga 2 priode ini.

Menurutnya, hsl ini jangan dipusingkan yang begitu, biarlah orang pusing memikirkan kita, dari pada kita memikirkan orang, yang penting kita anggap ini jalan yang terbaik, dirinya selalu dari dulu membangun silaturahmi dengan siapapun, jangankan yang mendukungnya, yang tidak mendukungnya pun dulu, selalu Dia bangun komunikasi, dan silaturahmi tahun 2010.

"Yang dalam penjarapun saya keluarkan, kepala dinas yang berlawananpun pada saya tetap saya pakai, kalau bagus kinerjanya saya pakai, tapi kalau ngak bagus saya buang, jadi itulah cara saya berpolitik, jadi saya jangan ditarik tarik ke politik, itu bukan tipe saya," Tegas Syarfi Huta uruk. (SON)