Hujan Deras Di Sibolga, Baru Tonggo Raja  Rumah Diterjang Longsor, Silalahi : "Sudah Ada Tanda Tanda"

Hujan Deras Di Sibolga, Baru Tonggo Raja  Rumah Diterjang Longsor, Silalahi : "Sudah Ada Tanda Tanda"
Keterangan Foto : Hujan Deras Di Sibolga, Baru Tonggo Raja Rumah Diterjang Longsor, Silalahi : "Sudah Ada Tanda Tanda" Milson Silalahi/Pijar Tapanuli

Sibolga, Pijar Tapanuli - Hujan deras di Sibolga Sabtu (11/6) mulai pukul 14.30 wib hingga pukul 20.00 Wib, telah mengakibatkan terjadinya bencana alam tanah longsor di lereng perbukitan yang mengakibatkan 1 (Satu) unit rumah lantai dua di jl oswald Siahaan no.28 pintu angin kelurahan Sibolga Ilir kecamatan Sibolga utara kota sibolga  hancur terutama ruang lantai satu yang terdiri dari dapur kamar dan ruang tamu jebol dimasuki tanah hingga hampir mencapai asbes bangunan lantai satu.

Rumah peninggalan orangtua yang didiami kakak adik Herinyanto Silalahi,40 tahun, wiraswasta, jalan oswald Siahaan no 28 Kel Sibolga Ilir Sibolga, Bonar Parsaulian Silalahi (30) honorer, alamat jalan oswald Siahaan no 28 Kel Sibolga Ilir Sibolga, tertimbun tanah bagian dapur dan ruangan tamu,dengan tidak menimbulkan korban jiwa.

Informasi yang berhasil dihimpun pijar tapanuli, minggu (12/6) keluarga besar marga Silalahi namora sirongit, sabtu (12/6) mulai pukul 11.30 wib hingga 14.30 wib melaksanakan tonggo raja (pertemuan persiapan pesta kawin) untuk rencana perkawinan sang adik Bonar parsaulian Silalahi.

Hingga pelaksanaan tonggo raja selesai pukul 14.30 wib, dan sekitar pukul 14.45 wib, longsoran pertama terjadi di belakang rumah tersebut, disusul longsoran kecil lainnya hingga pukul 15.30 wib dan hujan dengan derasnya turun hingga mengakibatkan lumpur longsoran itu memasuki rumah, dan kerabat lainnya yang sebelumnya masih berada di dalam rumah, langsung berhamburan lari kedepan rumah seberang jalan hingga menyisakan keluarga terdekat di dalam rumah.

Walaupun keluarga terdekat berupaya untuk membersihkan lumpur yang memasuki rumah, namun semua terasa sia sia karena lumpur tersebut tidak habis habisnya memasuki rumah, sehingga sekitar pukul 19 wib kedua kakak adik, ito dan laenya mengungsi ke sibuluan dan sekitar pukul 20 wib  terjadi longsoran besar dari arah gunung hingga membawa pohon kelapa besar, yang langsung menghantam rumah tersebut hingga menjebol dinding dàpur, dinding ruang tamu dan menjebol pintu depan rumah itu, serta menimbun barang barang yang berada di ruang tamu termasuk lemari dan 3 unit sepeda motor yang disimpan diruang tamu ikut tertimbun longsor hingga menutupi ruang lantai I.

Akibat dari longsoran tersebut juga menyebabkan dapur rumah milik D Panjaitan yang berada di samping kanan rumah milik silalahi hancur oleh tanah, sementara  akibar longsoran tersebut dua buah rumah yang berada di atas perbukitan terancam longsor juga, hingga terlihat pipa air pdam dan pipa pembuangan air yang terus mengeluarkan air yang dapat mengancam longsoran selanjutnya. Akibat kejadian ini kerugian diperkirakan mencapai seratusan juta lebih

Sudah ada tanda tanda

sementara itu salah seorang keluarga kedua kakak adik bermarga silalahi (52), yang ditemui disekitar lokasi, minggu (12/6) menerangkan bahwa sebelumnya sudah ada tanda tanda kalau adanya kejadian ini.

"Ketika akan dilaksanakan tonggo raja, pihak hula hula duduk didepan marga silalahi tanpa ada gangguan tiba tiba  foto keluarga besar kedua kakak adik jatuh dari gantungan nya tanpa disentuh apapun. Dan saya yang melihat itu langsung bertanya dalam hati, ada apa ini," Jelas Silalahi.

Kemudian, katanya, malam sebelum tonggo raja, bapa tua kakak adik tersebut bermimpi, tiba tiba saja rumah yang didiami kakak adik ini terbelah. 

Sementara itu, menurut kapolres sibolga melalui kasi humas AKP R Sormin minggu (12/6) kepada wartawan menjelaskan Pada hari Sabtu tgl 11 Juni 2022 sekira pukul 17.00 Wib, telah terjadi curah hujan yang sangat lebat di seluruh wilayah kota Sibolga, yang mana pemilik rumah an. Herinyanto Silalahi (Abang) bersama adik nya pergi mengungsi ke rumah saudara nya yang bertempat di Sibuluan Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah. Dikarenakan sudah adanya tanda-tanda dari belakang rumah miliknya seperti adanya bau tanah yang semakin menyengat kedalam rumah mereka.

"Namun sekitar pukul 20.00 Wib, akibat curah hujan yang sangat lebat sehingga menyebabkan terjadinya tanah longsor yang menimpa rumah milik Heriyanto Silalahi, sekitar pukul 21.30 wib Wib personil Polres Sibolga, BPBD kota Sibolga, bersama warga sekitar melakukan evakuasi dan pembersihan material akibat tanah longsor, Sekira pukul 22.30 Wib, perbaikan dan pembersihan materil longsor dihentikan akibat cuaca tidak mendukung di lokasi tersebut," jelas AKP R Sormin.

Lanjutnya, Pada hari Minggu tanggal 12 Juni 2022, sekira pukul 07.00 Wib, BPBD Kota Sibolga, Bhabinkamtibmas Aiptu CH.Panjaitan, Babinsa Pelda M.Larosa, bersama Pihak Kelurahan dan warga sekitar melanjutkan perbaikan dan pembersihan materil di sekitar lokasi tanah longsor dengan menurunkan 4 unit mobil pemadam kebakaran dan 4 unit mobil tangki air serta personil Polres Sibolga melakukan pengamanan dan menghimbau kepada masyarakat agar mengungsi untuk menghindari longsor susulan.( Son)