Walau Sudah Dilarang, Pembelian BBM Pakai Jerigen justru Meningkat di SPBU Sibolga

Walau Sudah Dilarang, Pembelian BBM Pakai Jerigen justru Meningkat di SPBU Sibolga
Keterangan Foto : Walaupun pertamina pusat sudah melarang Pembelian BBM pakai jerigen di kalangan konsumen, justru pembelian BBM pakai jerigen di SPBU di wilayah kota Sibolga saat ini meningkat. Milson Silalahi/Pijar Tapanuli

Sibolga, Pijar Tapanuli - Walaupun pertamina pusat sudah melarang Pembelian BBM pakai jerigen di kalangan konsumen, justru pembelian BBM pakai jerigen di SPBU di wilayah kota Sibolga saat ini meningkat.

Tidak hanya satu atau dua jerigen yang dibawa para konsumen untuk datang membeli BBM ke SPBU namun sampai hitungan belasan jerigen di bawa ke SPBU menggunakan angkutan becak motor.

Menanggapi hal tersebut, Pengawas SPBU Kebun Jambu Sibolga Togi Hutagalung saat ditanyai wartawan di ruang kerjanya di area SPBU di Jalan Sisingamangaraja Sibolga, Senin (11/4) mengatakan bahwa pembelian BBM jenis pertalite pakai jerigen meningkat karena sebelumnya tidak dilayani namun sudah ada arahan dari instansi terkait untuk dilayani bagi yang membawa surat rekomendasi.

"Walaupun pembelian pakai jerigen meningkat stok pertalite di SPBU tetap ada, karena setiap diorder tetap dikirim," katanya.

Menurutnya, konsumen yang membeli BBM jenis pertalite pakai jerigen didominasi kelompok nelayan membawa surat rekomendasi dari organisasi nelayan.

"Ada juga pelaku usaha membawa surat rekomendasi dari camat di tempat usahanya, namun per 30 April 2022 nantinya, rekomendasi pembelian BBM pakai jeringen yang dilayani adalah rekomendasi yang dikeluarkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan,"jelas Togi.

TIDAK ADA JUKNIS

Sebelumnya, Plt Kadis Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian (PKPP) kota Sibolga Anwar Sadat melalui Kabid Penguatan Daya Saing Julius P Sihaloho saat diwawancarai wartawan di Sibolga, Kamis (7/4) terkait adanya keluhan kelompok nelayan atas larangan pembelian BBM jenis pertalite pakai jerigen di SPBU mengatakan bahwa sudah ada tindaklanjut dari Pemko Sibolga.

"Pemko sibolga sudah menggelar rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Sibolga Jamaludin Pohan diikuti dinas terkait, Polres Sibolga, Terminal BBM Sibolga, HNSI dan nelayan di Aula Kantor Wali Kota Sibolga,"jelas Julius.

Menurutnya, sesuai hasil rapat tersebut bahwa pembelian BBM jenis pertalite pakai jerigen di SPBU bisa dilayani untuk kelompok nelayan dengan membawa kelengkapan dokumen berupa surat rekomendasi dari organisasi nelayan seperti HNSI.

"Dinas Perikanan, Ketahanan Pangan dan Pertanian kota Sibolga belum bisa mengeluarkan surat rekomendasi tersebut karena belum ada petunjuk  teknis (juknis) pelaksanaan aturan tersebut,"jelasnya.

Pertamina sibolga yang dikonfirmasi melalui telepon maupun saat dikonfirmasi langsung ke kantor pertamina, selalu bungkam.

"Bapak sedang sibuk,"jelas petugas keamanan yang tidak diketahui namanya.(SON)