Tegas! HC&R Pertamina Sumbagut, Larang SPBU Isi pertalite ke Jeregen, kecuali Sibolga/tapteng, layani Nelayan rekom dinas kelautan dan perikanan

Tegas! HC&R Pertamina Sumbagut, Larang SPBU Isi pertalite ke Jeregen, kecuali Sibolga/tapteng, layani Nelayan rekom dinas kelautan dan perikanan
Semenjak keluar peraturan menteri, bahwa pertalite itu merupakan BBM Khusus Penunjukan, Pertamina sudah melarang dengan tegas ke SPBU untuk pengisian pertalite ke Jeregen, sudah ada edaran dan itu sudah dikirim ke semua SPBU.Milson Silalahi/Pijar Tapanuli

Sibolga, Pijar Tapanuli - Semenjak keluar peraturan menteri, bahwa pertalite itu merupakan BBM Khusus Penunjukan, Pertamina sudah melarang dengan tegas ke SPBU untuk pengisian pertalite ke Jeregen, sudah ada edaran dan itu sudah dikirim ke semua SPBU.

Hal ini disampaikan Head Communication & Relation PT PERTAMINA Patra Niaga Regional SUMBAGUT, Agustiawan, rabu (13/4) kepada Pijar Tapanuli melalui telepon. Cuma memang, jelas Agus, khusus untuk daerah kota sibolga dan Tapanuli tengah ekonominya memang bergerak dari nelayan, Khusus untuk yang membeli memakai jerigen dari nelayan, itu memang ditambahi persyaratannya harus ada rekomendasi dari dinas kelautan dan perikanan.

"Hal ini sudah dikomunikasikan dengan kepala daerah kota sibolga paralel sekarang sedang komunikasi dengan pihak kepolisian dan SPBU, dan untuk sekarang ini, karena para nelayan belum bisa mendapat rekomendasi dari dinas kelautan dan perikanan, maka yang digunakan sementara adalah rekomendasi dari asosiasi - asosiasi nelayan sambil nelayan itu mengurus rekomendasi dari DinasPerikanan dan kelautan," Jelas Agustiawan.

Pihaknya tetap berikan larangan ke SPBU,  juga memberikan kesempatan kepada nelayan kesempatan untuk menunjukkan rekomendasi dari Dinas kelautan dan perikanan untuk antisipasi kepada SPBU Dalam membedakan mana yang pengecer dan mana yang nelayan.

"Terkait stock BBM, Pertamina sama sekali tidak pernah mengurangi penyaluran BBM dan segala macamnya, jadi memang, penyalurannya tetap seperti biasa seperti sebelum sebelumnya ke semua SPBU  Tapi memang perlu digaris bawahi adalah kuota yang sudah  ditetapkan oleh BPH Miģas, itu kuotanya ditetapkan sampai SPBU, artinya SPBU itu, punya batas maksimum untuk kuota bagian atau penyaluran harian,"Tegas Agus.

Kalau penyaluran hariannya sudah maksimum, pihaknya tidak boleh menambah lagi, permasalahan saat ini karena kuota ditetapkan per SPBU, maka pertamina tidak bisa membantu, kalau dulu kuotanya perdaerah masih bisa membantu daerah yang sedikit konsumsi pertalitenya,  bisa alihkan  ke SPBU yang konsumsinya lebih banyak, bisa saling subsidi silang.

"Tapi kalau sekarang sudah ditentukan kuotanya Per SPBU, tidak bisa mengalihkan seenaknya saja dan kemungkinan kedua  bisa saja pertalitenya sedang dalam perjalanan menuju SPBU nya. Secara garis besar ditegaskan bahwa Pertamina menjamin ketersediaan BBM di masyarakat,  kami tidak akan mengurangi hak masyarakat,"Jelas Dia.

Lanjutnya, Dulu pertalite bukanlah jenis BBM Penugasan  artinya bukan BBM yang disubsidi pemerintah, namun begitu keluar peraturan 23 maret 2022  yang lalu, pemerintah menetapkan Pertalite itu BBM Penugasan, jadi jeregen yang digunakan adalah jeregen yang menggunakan bahan logam dan kita juga antisipasi bagi pengecer yang biasa membeli pertalite menggunakan jeregen biasa bukan jeregen logam, ini salah satu antisipasi agar BBM Pertalite subsidi itu lebih tepat sasaran.(SON)