Pengesahan APBD 2024 Tertunda, Tiga Kader Hanura Sebut Ketua DPRD Tapteng tidak pro terhadap rakyat
Sibolga, Pijar Tapanuli - Pengesahan APBD 2024 Tertunda di DPRD Tapanuli Tengah. Tertundanya pengesahan APBD 2024, sangat disesalkan oleh Tiga Kader Hanura Tapanuli tengah, Raju Firmanda Hutagalung, Obed Mei Situmeang, dan Demhot Tampubolon yang menyebut bahwa ketua DPRD Tapteng "tidak pro terhadap rakyat".
Menurut Raju Firmanda Hutagalung yang merupakan Kader Partai Hanura senin (11/12) di kantor DPC Hanura Tapanuli Tengah menyebut bahwa ketua DPRD Tapanuli Tengah tidak berpihak pada Rakyat, dikarenakan tertundanya pengesahan APBD yang mampu berdampak pada Aktifitas hingga pelayanan Pemerintah terhadap masyarakat melambat dan berkemungkinan terhenti terutama untuk tahun 2024.
"Jika tidak mampu bekerja untuk rakyat sebaiknya mundur saja, saudara anggota DPRD Taapteng digaji Negara bukan untuk kepentingan ego sektoral atau kelompok. APBD 2024 yang harus segera di Sah kan itu merupakan Kepentingan Publik lebih tepatnya Masyarakat Tapanuli Tengah. Menunda hingga membatalkan Pembahasan dan Pengesahan APBD itu kita nilai sebagai bentuk tidak berpihaknya saudara terhadap kepentingan masyarakat," jelas Raju saat media meminta pandangan politiknya.
Dijelaskan oleh Politisi Muda dari Hanura tersebut, bahwa untuk diketahui Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 312 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah bahwa Kepala Daerah dan DPRD wajib menyetujui bersama rancangan perda tentang APBD paling lambat 1 (satu) bulan sebelum dimulainya tahun anggaran setiap tahun.
"Walau tidak ada respon yang elok dari Ketua Hanura, Kami akan melakukan Komunikasi pada 3 Tokoh Ketua Partai Politik yang sudah lebih dulu merespon lambannya kinerja Ketua DPRD Tapteng, supaya menyamakan persepsi untuk kepentingan masyarakat," Teràng Raju.
Ditambahkan Obed Mei Situmeang yang juga adalah kader partai Hanura, bahwa ia sepakat dengan raju dan menilai bahwa Ketua DPRD Tapteng hari ini bekerja sangat lambat dan tidak profesional.
"Saya Sepakat dengan apa yang di sampaikan oleh bung raju. Ini sudah tanggal berapa, harusnya Pembahasan soal APBD ini sudah tuntas. Jangan sampai dikarenakan lambatnya kinerja dan ketidak profesionalan ketua DPRD bekerja berdampak buruk pada sistem pemerintah. Kita berharap pada Setiap Fraksi yang ada di DPRD Tapteng supaya menjadi pendorong percepatan persoalan APBD ini supaya cepat diselesaikan," Tandas obet.
Hal senada juga disampaikan Demhot Tampubolon terkait pengesahan APBD tersebut, bahwa ia kecewa terhadap kinerja Ketua DPR Tapteng sampai hari ini terkesan tidak peduli terhadap masyarakat.
"Saya kecewa terhadap kinerja ketua DPRD Tapteng ini, kita berharap ada teguran dari Mendagri supaya Pengesahan APBD Tapteng On Progres untuk kemaslahtan masyarakat tapteng. Kami juga akan berdoa untuk PJ Bupati supaya Tuhan Memberikan Kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah yang sedang di emban"tutup demhot.(7la)