Ketua DPRD Sibolga Sebut Pelaku Narkoba Tangkap Lepas, Kapolres : "Tidak Benar"

Ketua DPRD Sibolga Sebut Pelaku Narkoba Tangkap Lepas, Kapolres : "Tidak Benar"

Sibolga, Pijar Tapanuli - Viral status Facebook bernama Ahmad Syukri Nazri  yang menyebutkan, "diduga ada tangkap lepas di KNTM Sibolga terkait narkoba Dan diduga positif narkoba.Akan kita buka".

Ketua DPRD Kota Sibolga, Ahmad Syukri Nazri Penarik yang di konfirmasi Wartawan melalui telepon selulernya Sabtu (16/12/2023) mempersilahkan kepada Wartawan untuk mengambil  rekaman konfirmasi wartawan terhadapnya.


Sementara itu Ketua DPRD Sibolga Akmad Syukri Nazri Penarik melalui selularnya, yang di konfirmasi sejumlah awak media (15/12/2023) menyebut hal tersebut sangat di sayangkan olehnya,  apalagi sampai menyangkut narkoba dan salah seorang pelakunya juga diduga sebagai residivis kasus narkoba.

"Kita mendapat laporan dari masyarakat Aek Habil, dia melaporkan adanya penangkapan pelaku narkoba dari aparat gabungan, ada disitu Polisi, TNI, dan juga Satpol PP," katanya.

Disebutkannya, kejadian penangkapan tersebut terjadi di salah satu Gudang yang ada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, Kota Sibolga.

"Kejadian itu tadi jam 10 pagi di KNTM, ada tiga orang ditangkap, yang dites urin dan hasilnya positif, Sangat kita sayangkan kejadian ini, sudah ditangkap tetapi dilepaskan juga hari itu, padahal hasil pemeriksaan positif pada saat dilakukan tes urine," tambahnya.

Dia juga mengakui telah memiliki bukti dari hasil pemeriksaan ketiga orang tersebut, yang diperolehnya dari salah seorang warga.

"Kenapa tidak dibawa ke kantor dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan, walaupun mereka tidak terbukti atas kepemilikan narkoba ataupun bong (alat hisap narkoba), tapi ada salah satu bukti hasil tes urine, bahkan mereka sudah mengakui kepada APH bahwa mereka sebagai pengguna narkoba," sebutnya.

Menurutnya, Tidak ada pemeriksaan darimana mereka mendapatkan barang haram tersebut. Syukri juga mengakui bahwa dirinya sudah memberikan keterangan terhadap pihak kepolisian yakni Kasat Intel Polres Sibolga, AKP Agus Adhitama.

"Saya tadi dihubungi Kasat Intel Polres Sibolga, saya juga sudah jelaskan.Pihak Polres juga menyampaikan akan menelusuri kejadian tersebut," ungkapnya.

Dengan adanya kejadian tersebut, Dirinya menghimbau agar tidak ada permainan dalam penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba.Dan tidak memberikan ruang kepada pelaku - pelaku untuk bebas berkeliaran.

"Kami sudah mendeklarasikan Sibolga Bersinar (Sibolga Bersih Narkoba) yang dihadiri oleh kejaksaan pihak Kepolisian, Kepala BNN Tapanuli Selatan dan DPRD untuk memberantas Narkoba. Jadi Kami berkomitmen untuk menjadikan Kota Sibolga bebas dari Narkoba," tutupnya.

Sementara itu, kasat Narkoba AKP Sugiono yang di konfirmasi wartawan di Mapolres Sibolga membantah Polres Sibolga ada melakukan tangkap lepas.

"Tapi benar kita ada melakukan kegiatan mendadak dengan melakukan tes Urin dan tidak benar ada tangkap lepas seperti yang dinyatakan Ketua DPRD Sibolga, Ahmad Syukri Penarik, " ujarnya singkat.

Kapolres Sibolga  AKBP.Taryono Raharja yang di konfirmasi wartawan melalui jaringan pribadi WhatsApp-nya menyebut Yang bersangkutan bukan ditangkap karena tidak ada bukti permulaan yang cukup berupa barang bukti narkoba ataupun alat yang digunakan mengkonsumsi narkoba.(son)