Kerap Tergenang Air, "Kampung Banjir" di Aek Habil Sibolga Butuh Perhatian Pemerintah

Kerap Tergenang Air, "Kampung Banjir" di Aek Habil Sibolga Butuh Perhatian Pemerintah
Keterangan foto : Spanduk selamat datang di jalan masuk "Kampung banjir" di Jalan Damai Arah Laut Sibolga didirikan warga setempat, baru-baru ini sebagai ungkapan membutuhkan perhatian pemerintah.ist.

Sibolga, Pijar Tapanuli - Sering Tergenang air, "Kampung banjir" di Jalan Damai Arah Laut Kelurahan Aek Habil Sibolga Kecamatan Sibolga Selatan membutuhkan perhatian pemerintah.

Pasalnya, kawasan padat pemukiman penduduk ini dalam beberapa tahun belakang ini kerap digenangi air laut yang berasal dari banjir rob untuk waktu-waktu tertentu.

Tidak banyak hal yang bisa dilakukan warga setempat untuk mengantisipasi banjir rob ini, alhasil warga hanya bisa berpasrah dengan menunggu waktu hingga genangan air surut dengan sendirinya.

Salah satu warga P Tobing kepada wartawan, Kamis (03/04/2025) mengatakan, kondisi drainase jalan dan ketinggian badan jalan menjadi faktor utama penyebab kawasan padat penduduk ini kerap digenangi air yang berasal dari banjir rob.

"Setiap datang banjir rob, kawasan ini dipastikan banjir oleh genangan air karena ketinggian badan jalannya rendah ditambah lagi tidak ada drainase dan aliran air ke parit," katanya.

Dirinya berharap agar Pemerintah Daerah dapat melihat dan membantu untuk menuntaskan kondisi ini.

"Saat saya menjadi salah satu tim penjaringan Balon Wali Kota Sibolga 2025-2030 di salah satu Parpol, program penanggulangan banjir rob ini termasuk menjadi prioritas Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Penarik" katanya.

Baru-baru ini, kata Tobing, menjelang perayaan Idulfitri warga setempat secara bersama-sama dan gotong royong memasang spanduk "Selamat datang" di jalan masuk kawasan "Kampung banjir" sebagai ungkapan butuh perhatian pemerintah. 

"Oleh karena itu, kita berharap kondisi ini dapat segera diatasi oleh pemerintah demi kepentingan warga yang ada disekitar ini," jelasnya.(son)