Forum Pemuda Pemerhati Kota Sibolga Demo Tuntut Pemerintah Tindak Pelanggaran UU Angkutan Peti Kemas Trans Continent
Sibolga, Pijar Tapanuli - Puluhan pemuda dan penarik Becak Bermotor (Betor) yang tergabung dalam Forum Pemuda Pemerhati kota Sibolga, rabu (9/11) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor walikota dan DPRD Kota Sibolga menuntut agar pemerintah kota sibolga menindak pelanggaran Undang undang angkutan peti kemas trans continen yang melintas pada jam-jam padat lalu lintas di jalan Horas Sibolga sampai Tugu Selamat Datang di Jalan Sisingamangaraja Sibolga.

Massa yang jumlahnya mencapai 30 an tersebut mulai melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor walikota sibolga yang dipimpin orator aksi Indra Tanjung bersama orator lainnya Oktavianus, Andi Gunawan, Pandi dan Ariston dalam penyataan sikapnya mengatakan ada dugaan terganggunya fungsi jalan umum yang dilakukan Trans Continent mengakibatkan keresahan masyarakat pengguna jalan.

"Trans Continent melakukan pelanggaran dalam penggunaan jalan umum di jam-jam padat dan melanggar UU Nomor 38 Tahun 2004," jelasnya.
Setelah membacakan tuntutannya, Didepan kantor walikota sibolga, massa diterima oleh Plt kadis Perhubungan Sibolga Faisal Fahmi lubis di pintu masuk kantor walikota sibolga.
"Kami akan menerima tuntutan saudara untuk meneruskan ke pimpinan," jelas Faisal.

Aksi demo massa di Kantor Wali Kota Sibolga tidak berlangsung lama dan selanjutnya aksi massa bergerak ke Kantor DPRD Sibolga di Jalan S Parman Sibolga menyuarakan tuntutan serupa yang diterima Pimpinan DPRD Jamil Zeb Tumori seraya menjelaskan bahwa angkutan lalu lintas jalan nasional seperti di Jalan Horas Sibolga dan Jalan Sisingamangaraja Sibolga kewenangannya berada pada Dinas Perhubungan tingkat Provinsi Sumut.
"Setidaknya ada 800 sampai 1.000 peti kemas/kontainer perbulannya yang diangkut keluar dari Pelabuhan Pelindo Sibolga di Jalan Horas Sibolga sedangkan untuk Trans Continent hanya mengangkut sebanyak 170 peti kemas perbulan," Jelasnya.

Lanjut Dia, Ada sekita 700 an lagi peti kemas yang diangkut bukan oleh Trans Continent sehingga perlu dilakukan pendataan agar angkutan peti kemas tidak mengganggu lalu lintas penguna jalan yang lain, dirinya juga menjanjikan dalam dua minggu ini, akan mempertemukan terlebih dahulu secara langsung, pihak trans continen dengan pengunjukrasa, untuk lebih memperjelas pengangkutan peti kemas yang melewati jalan di kota sibolga . (Son)