Haposan Ditemukan Meninggal di Rumahnya

Haposan Ditemukan Meninggal di Rumahnya
Keterangan Foto : Seorang Pria Haposan Hutagalung, umur 76 thn, pekerjaan wiraswasta, alamat jalan Oswald Siahaan Lingkungan IV Kelurahan  Sibolga Ilir kecamatan Sibolga Utara, ditemukan anaknya sudah meninggal dunia Senin,16/01/2023 pukul 07.00 wib dikediamannya. Hms polres sbg/Pijar Tapanuli.

Sibolga, Pijar Tapanuli - Seorang Pria Tua bernama Haposan Hutagalung, umur 76 thn, pekerjaan wiraswasta, alamat jalan Oswald Siahaan Lingkungan IV Kelurahan Sibolga Ilir kecamatan Sibolga Utara, ditemukan anaknya sudah meninggal dunia Senin,16/01/2023 pukul 07.00 wib dikediamannya, korban diduga meninggal dunia dikarenakan sakit prostad dan sesak napas. 

Informasi yang berhasil dihimpun dari anak korban, Eti Hutagalung, mengatakan bahwa korban pada hari Jumat tanggal 13 Januari 2023, masih melihat orang tuanya pergi berobat ke praktek dokter dan membeli obat, kemudian Dia melihat bapaknya telah kembali kerumahnya.

"Pada hari Senin tgl 16 Januari 2023 sekira pukul 07.00 wib, saya kembali mau melihat ke rumah bapak sekaligus ingin melihat kondisinya, namun sesampai di rumah bapak, saya melihat bapak sudah tergeletak di tempat tidur/meninggal dunia," jelasnya.

Selanjutnya Eti Hutagalung langsung pergi kerumah abangnya dan memberitahukan kepada abangnya Dohar Hutagalung bahwa bapaknya telah meninggal dunia. 

Selanjutnya personil Polres Sibolga  yang dipimpin langsung oleh KA SPK tiba di TKP dan melakukan olah TKP, kemudian sekira pukul 09.30 wib, korban dibawa ke RSU Dr.FL.Tobing guna dilakukan Identifikasi. 

Menurut Kapolres Sibolga AKBP Taryono Raharja melalui kasi humas AKP R Sormin kepada wartawan membenarkan telah ditemukan seorang mayat laki laki dan saat ini masih dalam proses penyelidikan Sat Reskrim Polres Sibolga.

"Hasil pemeriksaan tim medis bahwa pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda kekerasan, diduga korban meninggal dikarenakan sakit prostad dan sesak napas," jelasnya.

Bahwa menurut keterangan dari pihak keluarga, kata AKP R Sormin, selama ini korban mengidap penyakit prostad dan sesak napas, dan atas meninggalnya korban, pihak keluarga tidak ada merasa keberatan, dan menganggap bahwa peristiwa ini merupakan kehendak Tuhan, keluarga sudah menerimanya secara ikhlas, serta sudah membuat surat pernyataan tidak akan mempermasalahkannya dikemudian hari. (Son)