Terkait 12 kades Dilaporkan Darwin Sitompul Ke polres, PH Papdesi Tapteng Siap Dampingi Para Kades!
Tapteng, Pijar Tapanuli - Penasehat Hukum Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Papdesi Tapanuli Tengah (Tapteng) mengaku siap membela hak-hak hukum dan mendampingi sejumlah Kepala Desa (Kades) yang dilaporkan Darwin Sitompul.
Keterangan yang diperoleh menyebutkan, ada 12 Kades yang dilaporkan Darwin Sitompul ke Polres Tapteng terkait adanya pernyataan sejumlah Kades tersebut yang mengaku dikumpulkan dan bertemu dengan salah satu pasangan calon (Paslon dan dikesempatan itu juga dimintai uang).
"Kita siap mendampingi mereka (Kades) itu dan kita juga siap mengadukan balik terkait laporan itu," sebut Parlaungan Silalahi Penasehat Hukum Papdesi Tapteng, Kamis (31/10/2024) dalam temu Pers di kantor LKBH Sumatera, Pandan.
Ia menjelaskan, pelaporan itu awalnya terkait pemanggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tapteng terhadap 12 Kades untuk dimintai keterangannya soal pengakuan mereka ada dikumpulkan bertemu dengan Paslon dan dimintai uang.
"Bawaslu saat itu mengeluarkan putusan tidak dapat melanjutkan persoalan itu karena tidak ada bukti visual atau rekaman, namun Bawaslu juga membenarkan adanya pertemuan itu," katanya.
Artinya, lanjut Parlaungan, kejadian pertemuan itu ada benarnya, tidak mengada-ngada dan tidak sekedar katanya-katanya.
Parlaungan membeberkan, adapun surat pernyataan Kades itu menyebutkan, pada hari Rabu tanggal 02 Oktober 2024, sekitar pukul 12.46 WIB, mereka ditelepon Kabid PMD berinisial DS menyampaikan supaya hadir nanti malam di Citek Pandan pukul 20.00 WIB.
Pada saat kades menanyakan kepada Pak Kabid DS, dalam rangka apa Pak Kabid, beliau menyampaikan ini perintah Pak Kadis PMD berinisial HHS.
Didalam pemikiran para kades karena yang menelpon adalah Kabid PMD dan itu perintah Pak Kadis PMD kegiatan tersebut adalah urusan dinas.
Setelah Mereka sampai di Citek (Perumahan Golkar Pandan) sekitar pukul 22.00 WIB, mereka menunggu diruang tunggu kurang lebih setengah jam dan salah satu ruangan, Kadis PMD keluar sembari memanggil mereka dan mengajak ke salah satu ruangan tersebut, setelah tiba diruangan, para kades ditawarin makan bersama. Didalam ruangan tersebut mereka bertemu dengan Paslon Bupati.
"Artinya, dalam pernyataan Kades ini, membenarkan ada pertemuan dengan Paslon. Jadi tidak mengada-ngada. Untuk itu, kita minta Polres bijak dalam menerima laporan itu jangan ada kriminalisasi dan kita pun siap melaporkan balik terkait ini," tutupnya. (7la)