Mahasiswa Dan Pemuda Demo Di Kantor Perindag Sibolga, Tuntut Kadis Dicopot Dan minta Otak Pungli Ditangkap
Sibolga, Pijar Tapanuli - Sejumlah mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Rasuah (AMPAR) Sibolga/Tapanuli tengah, kamis (19/1) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DISPERINDAG sibolga menuntut kadis perindag dicopot dan meminta pihak kepolisian sibolga segera menangkap otak pelaku pungli kios kios pasar nauli sibolga.

Para pengunjuk rasa tiba di depan kantor perindag sibolga sekira pukul 15 wib dengan membawa tulisan dikertas karton yang berbunyi, "copot kadis perindag sibolga" , "Mahasiswa akan selalu ada ketika jeritan tidak lagi didengar", " tangkap oknum pungli di pasar nauli sibolga" langsung melakukan orasi yang dipimpin Pandi Nagara.

Usai melakukan orasi selama bebera waktu dibawah pengawalan ketat pihak kepolisian, satpol pp, damkar, dishub sibolga dan aparat kelurahan serta aparat kecamatan, mahasiswa meminta agar perwakilan dapat bertemu langsung dengan kadis perindag sibolga, dan perwàkilan mahasiswa tersebut masuk keruang pertemuan disperindag sibolga, namun setelah ditunggu, ternyata kadis perindag tidak berada di kantor akhirnya para pengujuk rasa tidak berkenan untuk menyampaikan aspirasi.

"Karena bu kadisnya tidak ada, maka kami mohon maaf tidak akan menyampaikan aspirasi kami, dan kami akan datang lagi bersama dengan para pedagang, dan tuntutan kami ini akan kami bacakan didepan," jelas pandi Nagara.
Sementara itu, mahasiswa yang tergabung dalam AMPAR sibolga/tapteng, aspirasinya menyampaikan, sehubungan dengan adanya dugaan oknum pegawai/PNS disperindag sibolga berinisial DS (45) ditangkap pihak kepolisian atas dugaan penipuan atau penggelapan terkait jual beli kios dipasar Nauli Sibolga, yang dimana sudah melanggar KUH Pidana pasa 372 dan 378 yang berlaku.

Maka atas dasar ini, kami yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Rasuah (AMPAR) Sibolga/Tapanuli meminta agar kadis disperindag dicopot sesegera mungkin serta dilakukan penyelidikan terhadap oknum oknum yang masih berkeliaran untuk segera ditangkap.
Maka dari itu, adapun tuntutan kami, Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Rasuah (AMPAR) Sibolga/Tapanuli adalah sebagai berikut : 1. Kami menuntut copot segera jabatan kepala dinas perindag, 2. Kami menduga adanya lagi oknum di disperindag sibolga, 3.Kami meminta pihak yang berwajib menangkap otak dari oknum pungli di pasar sibolga nauli.

Usai membacakan tuntutannya, para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Anti Rasuah (AMPAR) Sibolga/Tapanuli langsung membubarkan diri. (son)