BMPMS Sibolga Gelar Workshop Peningkatan Mutu Guru Madrasah

BMPMS Sibolga Gelar Workshop Peningkatan Mutu Guru Madrasah
Keterangan Foto : Kepala Kementrian Agama Kota Sibolga Bahrum Saleh, Kadis Pendidikan Sibolga, pengurus BMPMS Sibolga dan perwakilan peserta foto bersama pada acara pembukaan workshop peningkatan mutu guru madrasah di Aula Islamiyah Sibolga, Senin (19/12). Milson Silalahi/Pijar Tapanuli

Sibolga, Pijar Tapanuli - Badan Musyawarah Perguruan Madrasah Swasta (BMPMS) Sibolga menggelar workshop peningkatan mutu guru madrasah, senin (19/12) di aula Perguruan Islamiyah Sibolga Jl A.Yani Sibolga yang diikuti sebanyak 50 guru dari MIS, Mts dan MAS swasta se kota Sibolga yang berlangsung selama 2 hari 19 dan 20 Desember 2022.

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kementerian Agama kota Sibolga Bahrum Saleh, yang juga dihadiri kepala dinas Pendidikan kota sibolga Masnot Hasibuan, ketua Badan Musyawarah Perguruan Madrasah Swasta (BMPMS) Sibolga  Nurdin Zebua, serta para ketua dan kepala sekolah yayasan  Perguruan Madrasah Swasta se kota Sibolga.

Bahrum Saleh dalam sambutannya saat membuka kegiatan ini mengatakan bahwa peningkatan mutu bagi para guru madrasah swasta diharapkan mampu mensejajarkan kwalitas pendidikan di madrasah swasta dengan kwalitas pendidikan di sekolah swasta lainnya termasuk sekolah negeri.

"Madrasah diharapkan dapat memberikan kontribusi pada anak anak tetutama untuk dunia pendidikan, secara psikologi guru pasti tahu karakter anak anak yang umumnya berasal dari pendidikan keluarga, oleh karena itu diharapkan Para guru agar tetap bersabar dalam melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah kepada para murid termasuk dalam hal pemberian pendidikan etika dan moral," jelas Bahrum Saleh.

Ketua BMPMS Sibolga Nurdin Z. Dalam sambutannya mengatakan bahwa Multi Media itu sangat penting untuk kemajuan pendidikan, untuk pendidikan bagi anak anak disekolah swasta, ada tiga alasan sekolah swasta terkendala dalam peningkatan mutu, pertama sekolah swasta itu terkendala sarana dan prasarana yang minim, kedua ekonomi yang terbatas, dan ketiga, tingkat disiplin para siswa yang kurang.

"Saya berharap agar kegiatan ini dapat bermanfaat bagi guru dan sekolah sekolah madrasah se kota sibolga, ini masih langkah pertama, setelah ini akan ada pelàtihan untuk guru guru di MIS, Pemilik yayasan yang tergabung dalam  BMPMS Sibolga selalu mendorong para kepala sekolah untuk semakin berkembang," Jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Amir Mahmud Hasibuan dalam laporannya mengatakan kegiatan workshop dilaksanakan selama 2 hari hingga, Selasa (20/12) menghadirkan nara sumber Widyasuara dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Medan.

"Workshop diikuti 50 peserta berasal dari utusan seluruh perguruan madrasah Se - Kota Sibolga meliputi jenjang pendidikan MI Swasta, MTs Swasta dan MA Swasta," katanya.

Menurutnya, tujuan pelaksanaan workshop adalah untuk meningkatkan kemampuan, wawasan dan mutu para guru madrasah sehingga diharapkan mampu memberi dampak bagi peningkatan mutu dan kwalitas pendidikan di madrasah.

Acara pembukaan workshop sebelumnya diawali dengan acara nasional, pembacaan ayat suci Al quran dan doa kemudian pemberian tanda pengenal peserta dan foto bersama.(son)