Bencana Jalan Longsor Hampir putuskan Akses Jalan Di Tap.Nauli 4, DPRD Tapteng Tinjau Lokasi Untuk Segera Diperbaiki

Bencana Jalan Longsor Hampir putuskan Akses Jalan Di Tap.Nauli 4, DPRD Tapteng Tinjau Lokasi Untuk Segera Diperbaiki
Keterangan foto : Anggota DPRD Tapteng Deni Herman Hulu dari fraksi Gerindra, Antonius Hutabarat dari fraksi Nasdem, Abdul rahman Sibuea dari partai PKB, Wira sandi dari partai PAN saat meninjau badan jalan yang longsor di dusun 2 desa Tapian nauli 4. 7la/Pijar Tapanuli.

Tapian Nauli, Pijar Tapanuli - Badan Jalan raya dusun 2, Desa Tapian Nauli IV kecamatan Tapian Nauli "longsor" hingga hampir memutuskan badan jalan, akibat pengikisan aliran sungai.

"Selain menyebabkan longsoran akibat pengikisan air sungai hingga hampir memutuskan akses jalan, kita juga khawatir saat hujan turun deras, pengikisan badan jalan akibat air deras akan dapat menjebol badan jalan dan aliran air akan langsung menuju pemukiman warga, ini tentu akan sangat membahayakan kepada warga," kata salah seorang warga Tapian Nauli, Henri (52) kepada Pijar Tapanuli jumat (2/5/2025). 

Menyikapi hal tersebut, Pansus LKPJ DPRD Tapteng yang dipimpin Deni Herman Hulu bersama anggota DPRD Tapteng Antonius Hutabarat dari fraksi Nasdem, Abdul rahman Sibuea dari partai PKB, Wira sandi dari partai PAN yang turun ke lapangan, selesai melihat bangunan bangunan yang sudah dilaksanakan di anggaran tahun 2024 di kecamatan Tapian Nauli, turun langsung untuk meninjau badan jalan yang longsor, jumat (2/5/2025) didusun 2 desa Tapian nauli 4, agar segera diperbaiki.

"Sebelumnya, saya Deni Herman Hulu anggota DPRD Tapteng yang juga ketua fraksi Gerindra telah mengusulkan untuk segera memperbaiki bangunan jalan yang longsor didesa tersebut. Saya berharap BPBD, Dinas Pekerjaan Umum pemerintah Kabupaten Tapanuli tengah "tidak tutup mata" untuk segera memperbaiki badan jalan tersebut,  sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan terutama pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi ini," kata anggota DPRD Tapteng Deni Herman Hulu, kepada wartawan, usai kunjungan ke lokasi.

Dia berharap Pemkab Tapteng dapat merencanakan pembangunannya dari anggaran dana bencana alam, untuk segera dapat direalisasikan, karena jalan ini merupakan akses penting yang digunakan masyarakat desa tapian nauli IV, desa aloban, desa bair dan desa mela dolok, bahkan anak sekolah hanya dapat melalui akses jalan yang rusak ini untuk dapat segera sampai ke sekolah. 

"Dalam peninjauan ini ada 3 orang, rekan saya dari DPRD Tapteng. Mereka mendukung dan siap memperjuangkan agar pembangunan badan jalan yang longsor ini dapat segera diwujudkan atau direalisasikan," jelas Deni Herman Hulu yang juga anggota DPRD Tapteng, dari Daerah pemilihan IV dimana desa Tapian Nauli IV juga termasuk didalamnya. 

Selain badan jalan yang longsor  ini, kata Deni, kondisi aspal jalannya juga sudah sangat memprihatinkan, yang tinggal hanya batu batu besar yang sulit untuk dilewati, sementara jalan ini merupakan urat nadi yang menghubungkan desa tap nauli IV menuju desa mela dolok juga sebaliknya, yang sudah rusak parah dan memprihatinkan. 

"Kita juga berharap agar jalan ini dapat dibangun kembali karena sudah hampir 20 tahun belum pernah diperbaiki walaupun itu harus dari dana APBD," tegas Deni Herman Hulu. 2

Kepala Desa Tapian nauli IV, Simri Hutgalung, yang juga hadir dalam peninjauan anggota DPRD Tapteng, menyambut baik kunjungan anggota DPRD tapteng yang dihadirkan oleh ketua Fraksi Gerindra Deni Herman Hulu. 

"Dengan adanya upaya yang sudah dberikan oleh pak Herman, selaku anggota DPRD tapteng dapil 4 yang juga termasuk daerah ini, kita berharap agar perbaikan badan jalan yang longsor ini dapat segera terealisasi," jelasnya.

Bahkan Warga tapian nauli IV, J Hutagalung (60) juga merasa bangga atas adanya kunjungan anggota dewan tapteng Deni Herman hulu untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan sarana di desa tapian Nauli IV teruma badan jalan yang rusak dan longsor ini. 

" Mudah mudahan harapan pak Herman hulu untuk dapat segera dibangun badan jalan yang longsor ini dapat terealisasi, dan selaku warga juga meminta kepada pemkab tapteng agar dapat memperhatikan desa kami ini serta dapat segera membangun badan jalan yang longsor ini, karena jika banjir terjadi, selain menimbulkan kekhawatiran jebolnya aliran airnya, juga dapat semakin memperparah kondisi jalan ini," kata hutagalung. (7la)